Rabu, 31 Januari 2018

Referensi Masalah


PENULIS


Fazar Agung Miftahudin
Desain Komunikasi Visual
Universitas Telkom
2018

MASALAH 1

Latar Belakang

Banyak orang merasa kesulitan saat akan mengirim uang keluar negeri atau menerima uang dari luar negeri saat akan berbelanja online atau sekedar mengirim atau menerima uang. Baik menggunakan mata uang rupiah atau valas. 

Selain kurangnya informasi mengenai hal tersebut, banyak bank yang belum dapat melakukan pengiriman uang tersebut dengan mudah, karena pengiriman atau pengambilan uang harus dilakukan melalui teller dan diproses minimal satu hari kerja.


Sehingga kebanyakan orang menggunakan pihak ketiga atau third party dalam hal ini, Contohnya paypal, western union atau payoneer.


Namun, hal ini bukan berarti tanpa kendala, karena kebanyakan pihak ketiga mengharuskan pengguna memiliki kartu kredit atau minimal kartu debit terintegrasi visa, sementara pengguna kartu kredit di Indonesia masih sedikit.



Kenapa harus di selesaikan?

Agar mempermudah kita untuk mengirim atau menerima uang dari luar negeri tanpa menggunakan pihak ketiga atau mempunyai kartu kredit/debit yang terintegrasi visa.

MASALAH 2

Latar Belakang

Sampai saat ini masih banyak orang khususnya mahasiswa yang menggunakan uangnya secara foya-foya di awal bulan, namun berpura-pura menderita saat akhir bulan. Hal tersebut karena kurangnya sistem pengelolaan uang orang tersebut.
Begitupun saya, sampai saat ini saya masih sulit untuk mengontrol nafsu jajan yang terus mengebu-gebu pada saat awal bulan-tengah bulan. Karena hal tersebut, pada saat akhir bulan keuangan saya menipis dan ditambah lagi kebutuhan kuliah mendadak, sampai-sampai harus menahan lapar di saat detik-detik pergantian bulan sebelum dikirimi uang lagi.

Kenapa harus di selesaikan?


Agar kita sebagai mahasiswa sadar bahwa itu tidak baik, terutama mahasiswa yang malas menghitung apa yang dikeluarkan oleh dia selama satu bulan tersebut. 

Mungkin dengan adanya sistem yang mengatur keuangan secara otomatis, bisa sangat membatu bagi mahasiswa tersebut agar lebih hati-hati dalam membelanjakan uangnya.

MASALAH 3

Latar Belakang

Sampai saat ini masih banyak orang yang berjualan/parkir di trotoar karena alasan "tidak dapat tempat". Apalagi di kota-kota besar seperti di Bandung ini, yang mana trotoar yang sudah di fasilitasi oleh pemerintah daerah, disalahgunakan oleh onkum-oknum tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu dibutuhkan inovasi bagaimana cara agar oknum-oknum tersebut agar mustahil untuk bisa menyalahgunakan trotoar tersebut. Agar kita sebagai pejalan kaki juga merasa di fasilitasi kenyamanan berjalan di trotoar

Kenapa harus di selesaikan?


Agar pejalan kaki merasa nyaman dan tidak terganggu oleh adanya oknum-oknum pelanggar tersebut. 


Sabtu, 27 Januari 2018

GOJEK

Awal Mula Berdirinya Gojek



Nadiem Makarim adalah seorang yang cukup setia menggunakan jasa ojek. Nadiem melihat permasalahan utama tukang ojek adalah waktu tidak produktif yang besaar, seperti mangkal dan menunggu penumpang. Saat di pangkalan ojek, pengemudi ojek harus bergiliran dengan pengemudi ojek lainnya. Disisi lain para pengguna ojek, juga merasa malas untuk berjalan mencari pangkalan ojek. Di kota-kota besar, orang lebih suka menggunakan taxi karena lebih mudah dicari.

Berdasarkan riset tersebut, Nadiem mendapatkan ide awal untuk melakukan inovasi bagaimana cara menghubungkan pengendara ojek dengan calon pembelinya. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan ponsel. GoJek dirintis pada tahun 2011 dengan menggunakan sistem yang masih sangat sederhana, yaitu calon penumpang menghubungi melalui telepon, atau kirim sms.

Profil Pendiri

https://id.techinasia.com

Nadiem Makarim pendiri GoJek, lahir pada 4 Juli 1984. Beliau sempat mengenyam pendidikan SMA di Singapura, pendidikan sarjana di International Relations di Brown University Amerika Serikat. Pendidikan Master di Harvard Business School.
Sebelum Nadiem Makarim mendirikan GoJek, Beliau juga pernah bekerja di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company, Managing Editor di Zalora Indonesia, Chief Innovation officer di kartuku. Berdasarkan pengalamannya tersebut Nadiem Makarim mendirikan GoJek.


Perkembangan GOJEK

Go-Jek pada awalnya berangkat dari layanan jasa transportasi berbasis sepeda motor. Namun, berdasarkan informasi yang diketahui oleh redaksi Tirto, perusahaan aplikasi ini berusaha menuju one-stop service application, yakni pelanggan dapat melakukan pemesanan pelbagai jasa hanya dari satu aplikasi.

Go-Jek telah menyediakan 11 variasi layanan jasa dalam aplikasinya, dan sangat mungkin akan bertambah di masa depan. Hal inilah yang membedakan Go-Jek dari aplikasi layanan transportasi seperti Grab maupun Uber. Jika arah pengembangan bisnisnya baik, Go-Jek berpotensi tumbuh lebih besar dari para rivalnya.


Sebagai catatan, Uber saat ini perusahaan rintisan dengan valuasi tertinggi di dunia, senilai 62 miliar dolar AS.


Dengan armada 200 ribu sopir, Go-Jek jelas memiliki sumber daya berlimpah untuk mengembangkan layanannya.


Merujuk sebuah data yang dilansir oleh Tech in Asia, persentase pertumbuhan pemesanan layanan Go-Jek masih sangat tinggi meski mengalami penurunan pada tahun 2016. Untuk diketahui, pada Januari 2016, Go-Jek mencatatkan rata-rata 340 ribu pemesanan per hari. 


Go-Jek menyatakan, jumlah pemesanan layanan mereka pada triwulan kedua pada 2016 mengalami peningkatan sebesar 60 persen. Meski tidak dijelaskan soal perbandingan peningkatan antar kuartal, Go-Jek mengklaim catat total pemesanan lebih dari 20 juta, atau sekitar 667.000 pemesanan per hari.


Model Bisnis

Pada dasarnya model bisnis Go-Jek sama dengan bisnis jasa pemesanan transportasi lainnya yang dijalankan oleh Grab atau Uber, yaitu pelanggan dapat memesan transportasi/kendaraan dari satu lokasi untuk menuju ke lokasi lainnya. 

Perbedaan utamanya adalah, Go-Jek mengutamakan kendaraan dengan jenis sepeda motor, bukan mobil (untuk mobil, kita harus menggunakan sub-menu Go-Car). 

Model bisnis Gojek seperti ini bisa cepat berkembang karena adanya situasi sebab-akibat, sebab banyaknya keluhan masyarakat terkait ojek pangkalan yang memainkan tarif sesuka hati, maka menjadi keuntungan untuk Gojek sebagai peluang bisnis yang amat potensial. Keluhan para konsumen di antaranya:
  1. Tidak aman (rawan tindak kriminal)
  2. Harga yang tidak transparan. Harus tawar menawar terlebih dahulu, seringkali konsumen yang tidak tahu medan ditipu oleh tukang ojek yang memberikan harga lebih
  3. Harus datang ke pangkalan ojek, namun seringkali pangkalan ojek pun tidak ada ojeknya 
Maka munculah ide model bisnis Go-jek sebagai pelopor untuk memperbarui sistem transportasi ini, yaitu dengan menjalin kerjasama dengan orang-orang yang berprofesi sebagai tukang ojek ataupun orang-orang yang ingin mendapatkan tambahan uang melalui profesi ini. Mereka menjamin bahwa konsumen akan mendapatkan:

  1. Keamanan, karena setiap driver dan konsumen Go-Jek harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semua dapat dilacak dengan mudah
  2. Biaya Transparan, karena ojek Go-Jek menggunakan argometer dan slip bukti pembayaran otomatis dikirimkan melalui email.


Strategi Marketing GOJEK

Dalam hal menarik konsumen, Go-Jek melakukan berbagai macam strategi marketing. Salah satunya dalam menentukan tarif. Kegiatan penentuan harga memainkan peranan penting dalam proses bauran pemasaran. 

Keputusan penetapan harga sangat penting dalam menentukan seberapa jauh sebuah layanan jasa dinilai oleh konsumen dan proses pembangunan citra. Penentuan harga juga memberikan presepsi tertentu dalam hal kualitas. Dalam hal ini Go-Jek menetapkan tarif yang cukup murah bagi pengguna jasanya sehingga konsumen yang tadinya menggunakan ojek biasa kemudian beralih ke Go-Jek.  
       
Selain dari strategi penetapan harga, pihak Go-Jek juga memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. Salah satunya strategi dalam promosi jasa. Seperti penetapan media periklanan menggunakan media internet, sosial, brosur, radio, direct selling, event, media partner,  dan juga melalui tradisional marketing seperti publikasi dari mulut ke mulut. 

Go-Jek sendiripun sudah sangat familiar dikalangan artis sehingga dalam hal ini pihak Go-jek juga memanfaatkan artis sebagai brand ambassador untuk menarik konsumen.

Dari beberapa feedback yang diterima, Go-Jek memberikan banyak manfaat bagi konsumen terlihat dari berbagai macam fitur pelayanan yang ditawarkan pihak Go-Jek seperti GO-SEND, GO-RIDE, GO-FOOD, GO-MART, GO-BUSWAY, GO-BOX, GO-CLEAN, GO-GLAM, GO-MESSAGE, dapat dikatakan hal ini sangat memanjakan konsumen.


Penghargaan yang di dapat GOJEK


  • Top 10 Most Powerful Brand in Indonesia pada acara Brand Asia 2017
  • MarkPlus, Inc bekerjasama dengan Nikkei BP Consulting tersebut, GO-JEK juga dinobatkan sebagai Top 3 Brand Performer dan Top 3 Most Powerful Transportation/Logistic Brands
  • Bank Indonesia Awards sebagai Perusahaan Fintech Teraktif Pendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Inklusi dan Edukasi Keuangan serta Pemberdayaan UMKM.


Sumber


  • https://www.finansialku.com/kisah-sukses-nadiem-makarim-pendiri-gojek/
  • https://tirto.id/go-jek-unicorn-pertama-indonesia-yang-siap-mendunia-bxrl
  • https://www.galena.co.id/q/bagaimana-gojek-menghasilkan-keuntungan
  • https://www.kompasiana.com/kapitaselektakomunikasi/strategi-gojek-dalam-memengaruhi-konsumen_566476486323bd3105620e65



Senin, 17 Maret 2014

Banyak yang mengira cinta pada pandangan pertama itu indah padahal itu menurut gua bukan cinta yang sebenarnya. Ya lu banyangin aja baru ketemu aja udah rasanya pengen memiliki aja padahal kenal lebih dalem aja belom "sumur kali dalem hahaha" .

Semua ga ada yang instan di dunia ini bahkan Mie Instan yang katanya makanan yang paling praktis aja butuh proses dulu kaya ngerebus air, siapin mangkok, buka bumbu dll bener kan ? apalagi kalo di tambah sawi sama saos sambal *ngiler* hahaha . Sama kaya cinta juga butuh proses ga cuma ngeliat terus suka begitu aja, cinta itu butuh perjalanan panjang mulai dari ketika lu bertemu terus lu cari tau siapa dia kepribadiannya gimana, nahh disitulah masa masa yang menurut gua paling menyenangkan ketika lu diem-diem merhatiin dia dari jauh dan mulai bertanya sama temen-temennya dia itu gimana sih orangnya apakah pentiem jutek ataupun pecicilan.

Dan ketika lu udah tau kepribadiannya dia dan lu mulai lebih tertarik buat lebih deket lagi sama dia pasti lu akan mulai mencari socmed ataupun nomer hpnya si dia. Dan jika pada akhirnya lu udh dapet itu semua lu pasti bakal ngehubungin dia duluan "kalo lu cowo" kalo misalnya cewe sih masih ada rasa gengsi gimana gitu 'ya namanya juga cewe', ketika lu mulai ngehubungin dia dan dia ngeresponnya baik juga ke elo itu adalah hal yang paling menyenangkan menurut gua karena ada rasa-rasa yang ga bisa diungkapin dengan kata-kata 'cieilah' haha ya namanya juga orang lagi seneng kan bawaannya pengen senyum2 terus kalo tau si dia itu bener-bener baik ke elo. 

Dan ketika pada saatnya lu udah deket banget sama dia dan mulai ada panggilan 'sayang' kaya misalnya 'ndut,jelek,mbemm' wkwk dan ketika lu udah mulai merasa nyaman sama dia pasti lu bakal berfikir 'gua tembak aja lah' kalo itu cowo kalo misalnya cewe sih cuma ngarepin kalo ga ;ditembak' ya 'ditinggalin' alisan di PHP in wkwk yaaa namanya juga udah berusaha kan kita ga akan tau hasilnya gimana .

Pesen dari gua buat kalian yang masih PDKT janganlah kemakan rayuan palsu, cermatlah dalam memilih jangan asal ganteng/cantik tapi kelakuannya ga baik buat apa ? jangan salah memilih kalo lo gamau nyesel nantinya ..


Rabu, 12 Februari 2014

First .

Hey .. perkenalkan nama gua Fazar agung miftahudin biasa di panggil 'Fazar' atau 'Agung' terserah lu mau manggil gua apa yang penting jangan panggil gua udin karna itu nama bapak gua haha.

Oke ini pertama kalinya gua bikin blog kaya gini ya, kata orang sih goblog ngeblog itu asik ya makannya gua coba-coba bikin blog kali aja gua bisa dapet Jodoh disini *lupakan*. Gua bikin blog juga ada alesannya, daripada gua galau bengong dikamar kaya jomblo2 diluar sana *lahguainiapa* mending gua cari kegiatan lain selain nobo tidur.

Semoga aja dengan blog ini bisa ngebantu gua buat ngeluarin semua rasa galau, seneng, sedih gua selama ini ya. Iya semoga aja ..